BELITUNG: superb beach

Blog EntryGanganOct 27, '07 10:02 AM
for everyone

Bagi saya orang Belitung, kata gangan sangatlah akrab. Gangan adalah nama masakan dari Belitung yang mirip dengan Lempa dari Bangka atau Asam Pade dari Sumatera Utara. Gangan begitu akrab bagi orang Belitung karena hampir setiap hari orang Belitung membuat masakan ini sebagai lauk sehari-hari. Gangan sangat disukai karena rasanya tidak terlalu lemak, tidak seperti rendang atau gulai ayam yang banyak santan, gangan lebih mengutamakan pada aroma bahan pokok yang digunakan yang berbeda-beda tergantung jenis ikan atau daging yang digangan.

Seperti apa bentuknya, coba lihat di sini. Gangan tidak lain adalah soup, sejenis tom yam. Warna khas gangan kuning, kecuali pakai santan warna gangan bisa menjadi cream. Warna kuning disebabkan oleh kunyit yang menjadi salah satu bumbu dominan. Rasa gangan sangat tergantung ikan atau daging yang digunakan. Semua jenis ikan umumnya bisa di gangan, tapi setiap jenis ikan bumbunya akan sedikit berbeda. Begitu pula daging, yang biasa di gangan hanya dua macam daging yaitu daging sapi dan daging pelanduk.

Gangan sangat enak dinikmati untuk makan siang, pada saat masih panas dimakan sebagai lauk beserta nasi panas. Makan nasi dengan gangan lebih enak lagi ditemani lalapan sambal terasi dengan rebus daun singkong muda, mentimun, atau terong. Enak tidaknya gangan sangat tergantung dari tingkat kesegaran ikan, semakin segar semakin enak. Selanjutnya, semakin gemuk ikan, terutama yang bertelur, juga semakin enak. Untuk ikan-ikan yang dibeli dari supermarket di Jakarta, saran saya jangan sekali-kali di masak gangan. Untuk gangan daging, biasaya yang digangan hanya tetelan saja, bukan daging. Tetelan harus dikombinasikan dengan lemak dan tulang iga agar aromanya lebih terasa. Gangan yang hanya menggunakan daging saja tidak akan enak.

Bumbu gangan tergantung jenis ikan dan daging. Bumbu utama dari gangan adalah kunyit, lengkuas, kemiri, cabe rawit, bawang merah, asam jawa, terasi, garam, gula dan sedikit serai jika gangan menggunakan ikan laut. Agar lebih segar, gangan dicampur dengan potongan-potongan nanas muda. Sedangkan jika bahan gangan bersal dari ikan air tawar (lele, gabus), bumbunya tidak menggunakan terasi, sebagai penambah aroma lebih baik ditambah daun melantang dan terong asam. Untuk gangan daging, mirip dengan bumbu gangan ikan air tawar tetapi ditambah sedikit kencur dan ditambah irisan-irisan singkong dan daun nangka muda untuk penambah aroma. Semua bumbu ditumbuk (tidak boleh di blender) dan kemudian direbus bersama-sama ikan/daging hingga mendidih dan ikan/daging menjadi lunak. Setelah mendidih, gangan siap disantap.

Ikan laut yang populer untuk di gangan adalah kepala ikan ketarap, ikan ilak, ikan kakap, ikan baronang, dll. Ikan-ikan yang berasal dari terumbu karang umumnya berbau amis, akan tetapi umumnya gemuk (berminyak) dan lebih enak. Untuk mengurangi bau amis, gangan dibuat pedas sekali dan hanya menggunakan cabe rawit. Cabe rawit asal Belitung aromanya lebih khas. Sedangkan ikan air tawar yang populer adalah ikan lele, dan tidak sembarang lele. Lele yang di gangan umumnya lele yang besar-besar, berwarna hitam (bukan coklat) dan diambil dari sungai. Di Belitung ada beberapa sungai di pedalaman yang menghasilkan ikan yang memiliki aroma khas dan sangat enak, namanya ikan bau ketiaw.

Anda mau mencoba gangan, silahkan mampir ke rumah saya. Kadang-kadang pembantu di rumah suka masak gangan daging. Di Jakarta akan sangat sulit membuat gangan ikan yang enak karena kualitas kesegaran dan rasa ikan yang di bawah standar gangan. Jika anda ke Belitung, gangan bisa dijumpai di rumah-rumah penduduk, dan kalau ke restoran, anda akan menjumpai gangan di restoran-restoran seafood tradisional di daerah Tanjung Tinggi. Di sana anda tinggal memilih ikan yang segar-segar dan restoran akan memasak gangan untuk anda.

Selamat Mencoba.


14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
d1tt0 wrote on Oct 27, '07
jadi laperrrrr.........enak kyk nya ya mas...:)
rustameffendie wrote on Oct 27, '07
d1tt0 said
jadi laperrrrr.........enak kyk nya ya mas...:)
He3x...nanti kalau sempat maen ke Belitung, mampir ke pantai Tanjung Tinggi, cari rumah makan Rindu Pantai, atau Congbu pengalaman sih paling enak. Pastikan mereka memilih ikan "ilak pasir" yang segar dan gemuk.
d1tt0 wrote on Oct 27, '07
sekalian hunting dan makan om....:)
mtourista wrote on Oct 27, '07
Kalau engga ke Belitung, tunggu undangan dari Boss Rusty aja deh...... kapan elo masak gangan di rumah? undang gw ya :)
riefa wrote on Oct 28, '07
hadoooh...jadi lapaaarrrr...hehehe..:)
bener kata mas ditto...skalian hunting seru......kan udah ada kang rustam yang udah apal banget BaBel..;)
rustameffendie wrote on Oct 28, '07
riefa said
hadoooh...jadi lapaaarrrr...hehehe..:)
bener kata mas ditto...skalian hunting seru......kan udah ada kang rustam yang udah apal banget BaBel..;)
Yo'i, hayo mari kita rencanakan hunting ID-P ke Belitung, aku bisa atur semua. Rencana tanggal 23-26 ada group fotografi yang ke sana, cuma mungkin limited group kali ya.
deepbluesky wrote on Oct 29, '07
waah.. klo yg ini aku dah pernah nyobain nih.. waktu abis dr tj. tinggi trus pulangnya diajakin makan gangan ini didekat stadion tj. pandan... rasanya ga jauh beda kya asem pade lah.. tp ueeenak tenaaan.. jadi kangen pengen kesana lagi..
billitone wrote on Nov 1, '07
Kuang be mun ade resep lengkapnye debagi kamekne. Kamek kerap nemu ikan bebulus de pasar ikan Singapore, nyaman juak de gangan.
rustameffendie wrote on Nov 1, '07
Kuang be mun ade resep lengkapnye debagi kamekne. Kamek kerap nemu ikan bebulus de pasar ikan Singapore, nyaman juak de gangan.
Bebulus adalah ikan pertama yang aku gunakan untuk praktek membuat gangan, dulu sekali waktu itu aku masih kelas 5 SD di Membalong. Waktu itu aku sendiri di rumah, trus ada teman ngajak mancing bebulus, setelah pulang bingung ikan hasil pancingan mau diapakan, maklum belum punya kulkas, sementara nyokap lagi pergi. Berbekal pelajaran dari nenek, maka jadilah Bebulus itu masakan gangan ku pertama. Rasa gangan ku waktu itu mungkin biasa saja, tapi karena ikannya benar2 segar, habis juga (karena lapar juga sih kalo ya).

Waduh, kalau bebulus singapore rasanya gimana Ndri, jangan2 bau ketiaw..ha3x..
rustameffendie wrote on Nov 1, '07
waah.. klo yg ini aku dah pernah nyobain nih.. waktu abis dr tj. tinggi trus pulangnya diajakin makan gangan ini didekat stadion tj. pandan... rasanya ga jauh beda kya asem pade lah.. tp ueeenak tenaaan.. jadi kangen pengen kesana lagi..
Mmm, baru tahu ade yang jual gangan di Tanjungpandan, dekat stadion pula, itu sih dekat rumah gue. Kalau ke Belitung, pengalamanku masakan gangan yang enak di Tanjung Tinggi, RM Rindu Pantai, Mabai atau CongBu.
deepbluesky wrote on Nov 1, '07
Mmm, baru tahu ade yang jual gangan di Tanjungpandan, dekat stadion pula, itu sih dekat rumah gue. Kalau ke Belitung, pengalamanku masakan gangan yang enak di Tanjung Tinggi, RM Rindu Pantai, Mabai atau CongBu.
hehehe.. sorry bang, aku baru inget.. aku makan gangan itu di rumah makan di pinggiran jalan dlm perjalan plg dr tj. tinggi.. klo yg di depan stadion tj. pandan itu mie ayam.. n__n
ka2ka wrote on Nov 2, '07
wah pasti enak nih :))
palsay wrote on Mar 9
tadinya saya kira gangan itu sejenis mainan, ato jalan-jalan sempit di ibukota...misalnya ,"rumah saya ada di gangan" kikikik :) ..tyt makanan...sayang saya kurang suka ikan air tawar...
-salam kenal-
niwanda wrote on Mar 25
Pernah coba yang di Rindu Pantai, memang sedap Pak :).
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help